web counter Info Terbaru Biaya Service Motor Rutin - Info Terbaru 2024
News Update
Loading...
-->

Header Ads

Info Terbaru Biaya Service Motor Rutin

Info Terbaru Biaya Servis Motor Rutin Biaya servis motor yang harus kamu keluarkan setiap bulannya berbeda-beda, bergantung pada bagian motor mana saja yang harus dirawat secara rutin. Tujuannya adalah agar kendaraan tidak cepat rusak dan tetap awet.

Sayangnya, masih ada saja yang enggan meluangkan waktunya ke bengkel karena berbagai alasan. Salah satunya adalah tidak punya cukup uang.

Ilustrasi Service Motor

Padahal saat kamu memiliki kendaraan, seharusnya kamu udah punya komitmen untuk menyiapkan uang tambahan sebagai biaya perawatan motor setiap bulan.

Biaya Servis Motor

Jadi utamanya ada empat hal yang kamu harus prioritaskan untuk diservis agar motormu senantiasa dalam keadaan sehat. Siapkan pengeluaran rutin untuk biaya servis motor berikut.

1. Ganti oli

Ganti oli merupakan hal yang wajib dilakukan setiap bulan agar mesin berjalan dengan baik dan terbebas dari gangguan.

Selain itu, karena fungsinya sebagai pelumas, jadi oli dapat melapisi bagian logam agar tidak terjadi kontak langsung dengan udara atau air. Selain itu, oli juga dapat melindungi mesin agar tidak mudah berkarat.

Jenis oli yang digunakan pun gak bisa sembarangan. Karena itu, disarankan agar kamu konsultasikan dahulu dengan mekanik mengenai jenis oli yang tepat dengan tipe motormu.

Gak hanya itu, kamu juga gak dianjurkan untuk gonta-ganti merk dan jenis oli. Mengapa? Soalnya hal tersebut sangat berisiko merusak mesin motor kamu lho. Jadi, pastikan kamu menggunakan merk dan jenis oli yang sama sejak awal.

Nah, untuk biaya ganti oli ini umumnya kamu harus mengeluarkan uang mulai dari Rp45 ribu hingga Rp150 ribu per liter.

Sekadar informasi, harga oli tergantung dari varian atau tipe motormu, matik atau sport.

2. Servis tune up rutin

Selain ganti oli, servis tune up juga harus dilakukan setiap bulan secara rutin. Tujuannya adalah agar kamu dapat mengetahui kondisi motormu.

Biaya ini terbilang cukup murah kok, yaitu sekitar Rp75 ribu. Eits, tapi biaya itu hanya untuk periksa aja ya. Jadi ini belum termasuk kalau ada perbaikan atau penggantian spare part.

Akan tetapi, servis tune up ini umumnya paketan lho. Jadi, dengan mengeluarkan uang Rp75 ribu, kamu sudah bisa:

  • Mengecek tekanan ban.
  • Mengecek kondisi atau tegangan rantai.
  • Karburator dan radiator dibersihkan.
  • Mengecek alat ECU dan area CVT.
  • Mengecek kondisi lampu (jauh, depan dan belakang), flasher sen dan klakson.
  • Saringan udara juga umumnya akan dibersihkan.
  • Jika saat diservis tune up ternyata ada yang harus diperbaiki, umumnya pihak mekanik akan bertanya terlebih dahulu ke kamu. Jadi, kamu gak perlu khawatir melihat tagihan yang meledak.
  • Akan tetapi, disarankan agar kamu membawa uang lebih saat akan servis motor. Jadi, apabila ada yang harus diperbaiki, bisa langsung dikerjakan. Daripada nanti kamu harus ngantri-ngantri lagi kan.

3. Kampas rem

Rem merupakan salah satu spare part yang harus selalu kamu pantau kualitasnya setiap bulan. Kebayang gak sih kamu kalau mengendarai kendaraan tapi remnya gak pakem? Duh, bisa ketar-ketir sendiri di jalan karena takut menabrak sesuatu.

Karena itu disarankan agar kamu rutin mengganti kampas rem setiap bulannya. Lagipula, biaya servis motor untuk spare part yang ini gak mahal kok daripada prioritas keselamatan kamu di jalan.

Nah, untuk kampas rem ini terbagi menjadi dua dengan harga yang juga berbeda-beda, yakni:

  • Kampas rem depan cakram harganya sekitar Rp45 ribu.
  • Kampas rem belakang tromol harganya sekitar Rp35 ribu.
  • Akan tetapi, pihak mekanik umumnya akan memberitahukan apakah kampas remmu perlu diganti atau tidak dan usia kampas rem dipengaruhi dari cara pemakaianmu lho.

4. Spare part lainnya

Ada beberapa spare part yang usianya tidak selama spare part lain. Contohnya saja aki yang bisa bertahan sekitar dua tahun. Lagipula, kamu juga tentu gak mau harus dorong-dorong motor di jalanan karena motormu mati akibat ada salah satu spare part yang rusak.

Karena itu, sebaiknya rutinlah mengganti beberapa spare part , seperti:

  • Roller yang harganya berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp35 ribu.
  • V belt yang harganya sekitar Rp75 ribu sampai Rp150 ribu.
  • Sama seperti kampas rem, usia beberapa spare part tersebut juga dipengaruhi oleh cara pemakaianmu.
  • Total biaya servis motor di bengkel resmi
  • Biasanya seluruh bengkel menerapkan biaya yang berbeda tergantung kerusakan dan jenis kendaraan.

1. Gratis biaya servis untuk tahun pertama

Untuk tahun pertama, biaya servis motor Honda gratis hingga empat kali. Tak hanya Honda, biaya servis motor Yamaha, Suzuki, Kawasaki, dan lainnya juga memberikan jasa servis gratis sebanyak 4 kali di bengkel resmi.

Servis motor gratis yakni saat jarak tempuh motor mencapai sekitar KM 500, 2.000, 4.000, dan 8.000. Namun di servis berikutnya akan dikenakan biaya, termasuk ganti oli dan penggantian spare part.

2. Biaya servis ringan

Biaya servis ringan tanpa ada komponen yang harus diganti sebenarnya sangat terjangkau.

Sebagai gambaran, berikut ini daftar biaya servis motor ringan Honda di bengkel resmi Honda, AHASS. Meski harga di setiap daerah bisa berbeda, tapi bisa dibilang itu tidak akan terpaut jauh, yaitu:

  • All Matic (Honda BeAT, Vario, Scoopy, dan Spacy): Rp100.000.
  • All Cub (Honda Revo, Supra X, dan Blade): Rp100.000.
  • Honda Mega Pro/Verza: Rp125.000.
  • Honda CB150R: Rp130.000.
  • Honda Tiger: Rp130.000.
  • Honda Sonic: 150 Rp125.000.
  • Honda Supra GTR: Rp125.000.
  • Honda CBR150: Rp220.000.
  • Honda CBR250RR: Rp220.000.
  • Honda PCX: Rp220.000.

Harga di atas untuk beberapa tindakan pengecekan, antara lain:

  • Bersihkan dan periksa sistem injeksi.
  • Periksa saringan udara.
  • Periksa/ ganti oli.
  • Periksa kondisi busi.
  • Periksa/ setel dan lumasi rantai roda.
  • Periksa/ setel rem depan dan belakang.
  • Periksa battery atau aki.
  • Periksa lampu-lampu dan klakson.
  • Periksa dan lumasi kabel gas.
  • Periksa/ setel stang kemudi.
  • Periksa/ kencangkan mur dan baut.
  • Periksa roda dan ban.
  • Setel klep.
  • Periksa/ setel kopling.
  • Periksa radiator.
  • Periksa throttle body dan putaran mesin.
  • Periksa sensor-sensor injeksi.
  • Periksa saklar standar samping.

Tidak terlalu mahal bukan? Pasalnya dengan mengeluarkan uang segitu, motormu dijamin awet dan berkendara pun jadi lebih aman dan nyaman.

3. Biaya servis lengkap dan berat

Selain servis lengkap, ada juga servis lengkap. Biaya ini terdiri dari harga servis ringan ditambah jika ada komponen lain yang harus diganti seperti V-belt yang seharga Rp120 ribu misalnya, kamu hanya perlu menambahkannya.

Pengerjaan servis berat mencakup penggantian spare part di dalam ruang bakar (Piston set) dan komponen-komponen di dalam ruang transmisi. Pada overhaul proses pengerjaan dilakukan proses turun mesin.

Harga servis berat bervariasi dari tingkat kerusakan hingga waktu servis yang diperlukan.

Biaya perawatan semacam ini memang sifatnya bisa saja mendadak. Jadi, kita gak menyadari kapan terjadinya, belum lagi tagihannya bisa mahal. Untuk itu kita harus menyiapkan dana darurat dari

Theme images by sebastian-julian. Powered by Blogger.