web counter Harga Getah Pinus per Kilogram - Info Terbaru 2024
News Update
Loading...
-->

Header Ads

Harga Getah Pinus per Kilogram

Getah pinus merupakan salah satu HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu) yang dapat diolah menjadi gondorukem dan terpentin. Berdasarkan FAO (2010), Indonesia berada di urutan terbesar kedua setelah China dalam perdagangan getah pinus internasional. Produksi getah dari Cina sebesar 430.000 ton (60% dari total produksi di dunia), sedangkan Indonesia menghasilkan 69.000 ton (10% dari total produksi di dunia). Di pasaran, getah pinus biasanya dijual per kg dengan harga puluhan ribu rupiah.

Getah pinus


Harga Getah Pinus per Kilogram

Menurut Perhutani, getah pinus merupakan salah satu komoditi yang memiliki jumlah permintaan tinggi. baik di pasar lokal maupun internasional, dengan 80% produksinya dialokasikan untuk kebutuhan ekspor ke Eropa, India,  Korea Selatan, Jepang, dan Amerika. Pada tahun 2010, produksi gondorukem Perhutani Indonesia sebesar 55.000 ton dan terpentin sebesar 11.700 ton. Sementara, permintaan gondorukem di dunia naik sampai 1 juta ton per tahun. Permintaan getah pinus di Indonesia maupun di dunia semakin meningkat. Karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan produktivitas getah pinus di Indonesia.

Salah satu sumber daya yang dapat dimanfaatkan dari tanaman pinus adalah getah, yang dapat diolah dan bisa menghasilkan gondorukem dan minyak terpentin. Getah pinus ini bisa digunakan sebagai bahan baku cat, kosmetik, bahan dasar aneka industri, farmasi, dan pengobatan. Getah pinus dihasilkan dari pohon pinus dengan proses penyadapan. Pinus merkusii dapat dijumpai di Kalimantan dan sumatera, terutama di Sumatera dan Aceh di ketinggian 200 – 1.700 mdpl, terdapat pada tanah-tanah yang tak subur dan bergerombol.

Pinus merupakan salah satu jenis tanaman tropis. Untuk menghasilkan pertumbuhan yang baik, pinus membutuhkan antara lain tanah yang cukup kesuburannya, walaupun unsur hara yang dipergunakan  pinus relatif rendah dibandingkan jenis pohon dalam lebar, serta tanah yang tidak terlalu asam (pH 4,5 – 5,5 ).

Getah yang dihasilkan pohon pinus merkusii digolongkan sebagai oleoresin, yang merupakan cairan asam-asam resin dalam terpentin yang menetes keluar apabila saluran resin pada kayu atau kulit pohon jenis jarum tersayat atau pecah. Penamaan oleoresin ini dipakai untuk membedakan getah pinus dari getah alamiah (natural resin) yang muncul pada kulit atau terdapat dalam rongga-rongga jaringan kayu sebagai genus dari anggota famili Dipterocarpaceae, Leguminoceae, dan Caesalpiniaceae.

Umumnya, getah yang berasal dari pohon pinus berwarna kuning pekat dan lengket, yang terdiri dari campuran bahan kimia yang kompleks. Unsur-unsur terpenting yang menyusun getah pinus adalah asam terpen dan asam abietic. Campuran bahan tersebut larut dalam alkohol, bensin, eter, dan sejumlah pelarut organic lainnya, tetapi tidak larut dalam air. Selain itu, dari hasil penyulingan getah pinus merkusii. rata-rata dihasilkan 64% gondorukem, 22,5% terpentin, dan 12,5% kotoran.

Getah pinus merupakan bahan baku dari pembuatan gondorukem dan terpentin. Kegunaan gondorukem yang selama ini dikenal awam sebagai bahan proses pembuatan batik dan bahan untuk melekatkan patri atau solder. Namun kenyataannya, gondorukem mempunyai kegunaan lain yang bernilai ekonomis tinggi.

Manfaat Getah Pinus

  • Dapat digunakan sebagai pelapis kertas, bahan additive, tinta printing, industri ban, tiner, dan isolasi alat elektronik.
  • Diolah sebagai bahan baku semir sepatu, keramik, dan lem.
  • Getah pinus bisa menghasilkan minyak terpentin, biasanya digunakan sebagai pelarut untuk mengencerkan cat minyak, bahan campuran vernis yang biasa kita gunakan untuk mengkilapkan permukaan kayu, dan bisa untuk bahan baku kimia lainnya.
  • Aroma terpentin yang harum seperti minyak kayu putih, membuat getah pinus bisa digunakan untuk bahan pewangi lantai atau pembunuh kuman, bahan baku pembuat parfum, serta bisa bermanfaat untuk kesehatan, yaitu untuk relaksasi bila digunakan sebagai bahan campuran minyak pijat dan sabun.
  • Getah pinus dimanfaatkan sebagai salah satu bahan tambahan pembuatan permen karet, sehingga menjadi kenyal dan lentur dan aman untuk kesehatan.
  • Getah pinus dapat diolah sebagai campuran bahan bakar pesawat luar angkasa.

Volume produk gondorukem Indonesia yang diperdagangkan setiap tahun sekitar 90.000 ton. Sebelumnya, Industri Kecil dan Menengah (IKM), khususnya produsen batik, mulai kesulitan mendapatkan bahan baku. Selama ini, pasokan gondorukem atau getah pohon pinus yang merupakan salah satu bahan penguat warna dalam pembuatan batik, banyak yang diekspor.

Faktor modal merupakan faktor yang penting dan tidak bisa diabaikan begitu saja. Kelancaran kegiatan penyadapan ini, mulai proses pembelian getah dari penyadap secara kontan untuk tiap satu kali penimbangan per bulan hingga proses pengolahan dan penjualan dalam bentuk produk jadi, sangat bergantung pada ketersediaan modal yang cukup besar, minimal harus memiliki modal dua kali lipat karena dua pekerjaan ditangani sendiri, yaitu kegiatan produksi dan penjualan.

Harga getah pinus akan disesuaikan setiap tahun berdasarkan harga pasar dunia. Pada tahun 2018 lalu, harga (upah) sadap getah pinus Rp3.560 ribu per kilogram di tingkat Perhutani. Upah sadap getah pinus sendiri ada dua, yaitu mutu dua dengan upah deres Rp3.500 per kg, sedangkan untuk mutu satu dengan harga upah deres Rp3.800 per kg.

Kemudian, pada tahun 2019, harga getah pinus di kalangan petani meningkat cukup tajam. Di kawasan Aceh, harga jual getah pinus berkisar Rp5.000 per kilogram, atau bisa mencapai angka Rp8,4 juta hingga Rp24,4 juta per hektar per tahun. Sementara, di kawasan Ponorogo, harga getah pinus di tingkat petani berkisar Rp8.000 per kilogram.

Jika Anda menelusuri situs jual beli online, juga sudah ada banyak pedagang atau petani yang menjual getah pinus. Pada tahun 2020 lalu, 1 kilogram getah pinus ditawarkan dengan harga Rp11 ribuan, tetapi ada juga yang menjualnya dengan harga Rp20 ribu per kilogram. Kemudian, pada tahun 2021, harganya berada di angka Rp16.700 per kg, sedangkan pada tahun 2022, harga getah ini sekitar Rp16.500 sampai Rp19.000 per kg. Berikut harga getah pinus saat ini.

Harga Getah Pinus

Berat Getah PinusHarga
Getah Pinus 500 grRp22.000 – Rp29.000
Getah Pinus 1 kgRp40.000 – Rp55.000

Theme images by sebastian-julian. Powered by Blogger.